Jogja Cultural Festival 2026 Padukan Budaya dengan Teknologi dan AI
Jogja Cultural Festival 2026 memadukan budaya Jogja dengan teknologi dan AI serta menyasar generasi Z dan Alpha.
Lucinta Luna. /Detikcom-Mei Amelia R
Harianjogja.com, JAKARTA-Video Lucinta Luna baru-baru ini yang tampil sebagai sosok Muhammad Fatah dan mengaku lelah jadi perempuan di vlog Boy William membuat heboh warganet. Tapi di akhir obrolannya dengan Boy, ia mengaku tetap ingin kembali ke kodratnya sebagai Lucinta Luna.
Menurut Lucinta Luna, penampilannya sebagai lelaki saat itu sebagai konten prank.
"Itu kan cuma prank, itu aku ada dubbingnya sebenernya aku bayar dia," kata Lucinta Luna di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (1/11/2021).
"Bosen dong cosplay hantu, jadi aku cosplay pakai sosok itu, Muhammad Fatah yang suka dituduhkan netizen ya kan," ujarnya lagi.
Lucinta Luna bersikeras bahwa dia adalah perempuan tulen. Ia mengklaim suara ngebass seperti lelaki yang kerap dibunyikannya bukan berasal dari suara aslinya.
Baca juga: Joy Tobing Dipuji Suami saat Pakai Busana Pengantin Solo Putri
"Kalian selama ini nggak tahu kan aku suka bayar dubber, biar lucu itu sosok Yanto itu yang selama ini dubbing tinggal sama aku udah 3 tahun, jadi ada acara apapun aku ajak Yanto," ujar Lucinta Luna.
Lebih lanjut, Lucinta Luna mengaku ingin seperti Rina Nose yang bisa mengubah-ubah suaranya dan impersonate orang. Berbangga diri, dia pun merasa puas karena banyak yang mengira dia sungguhan Muhammad Fatah.
"Aku kan mengidolakan Rina Nose, dia bisa impersonate, dubbing bisa ngikutin gaya-gaya sang idola nah aku pengin ngikutin dia," kata Lucinta Luna.
"Aku coba-coba ternyata bisa terbukti dong Lucinta luna aktingnya luar biasa ya nggak?," ujarnya lagi.
Kabar Lucinta Luna seorang transpuan sudah cukup lama mencuat. Puncaknya, ketika dia ditangkap polisi terkait kasus narkoba.
Lucinta Luna dipastikan ditahan di sel perempuan. Hal ini diputuskan polisi setelah mendapatkan surat putusan pengadilan terkait perubahan gender dan identitas Lucinta Luna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Jogja Cultural Festival 2026 memadukan budaya Jogja dengan teknologi dan AI serta menyasar generasi Z dan Alpha.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Pemda DIY menjajaki kerja sama dengan Spanyol di bidang ekraf, pariwisata, film, budaya, dan olahraga, termasuk promosi wisata Jogja.
Joanna Wietrzyk minta maaf setelah viral buang air besar saat lomba Hyrox di Beijing. Ia mundur secara retroaktif dan melepaskan poin kemenangannya.
Panpel Persija dilarang menggelar dua laga kandang di DKI, Banten, dan Jabar serta didenda Rp40 juta usai laga kontra Persib.
Gelaran Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang pada 17-20 September 2026 diharapkan mampu menjadi pengungkit perekonomian daerah setempat