2.000 Warga Magelang Tebus Sembako Murah dari PSMTI
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Warganet mengeluhkan suara pesawat TNI AU. /tangkapan layar
Harianjogja.com, JOGJA-- Media sosial kini bisa menjadi sarana komunikasi antara warganet dengan instansi termasuk intansi Pemerintah. Seperti yang dilakukan antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dengan warga yang mengeluhkan kegiatan TNI AU.
Melalui twitter, seorang warganet bernama akun @doddykap mengeluhkan suara pesawat TNI AU yang mengganggu suara saat dirinya presentasi. Ia pun membuat cuitan di twitter dengan kalimat kocak sambil menyebut akun twitter resmi TNI AU yakni @_TNIAU.
"min @_TNIAU boleh ngga kalo pas lewat ps minggu, agak ngerem dikit pesawatnya? lagi presentasi tapi suara gue kalah sama f16 hiks :(," tulisnya, pada Rabu (6/10/2021) siang.
Warganet tersebut berada di Pasar Minggu Jakarta dan seang presentasi. Rupanya pada saat yang bersamaan ada pesawat TNI AU yang melintas dan derunya mengalahkan suara presentasi.
Keluhan ini pun mendapat tanggapan dari TNI AU. Sekitar empat jam kemudian setelah cuitan tersebut muncul, akun @_TNIAU kemudian membalas dengan cuitan pula.
Senada dengan gaya bahasa warganet tersebut, admin TNI AU pun menggunakan gaya bahasa kocak namun tetap santun dan tegas, serta menunjukkan profesionalitasnya.
Admin TNI AU meminta maaf atas keluhan tersebut. Lalu, admin menyebutkan bahwa deru pesawat menandakan TNI AU masih ada.
"Mohon maaf, tapi setidaknya airmin bisa pastikan bahwa deru pesawat tempur yang lewat itu menandakan bahwa TNI AU masih ada dan akan terus mengawal kedaulatan udara NKRI." tulisnya.
Lebih lanjut, TNI AU juga menjelaskan bahwa mereka jarang melintasi kawasan Pasar Minggu. "Lagipula jarang-jarang lho kami lewat Pasar Minggu, biasanya lewat Jorr atau Depok via Margonda." tambah akun tersebut.
Rupanya, tanggapan dari admin tersebut menarik perhatian warganet. Banyak warganet yang kemudian mengomentari dengan menambahkan candaan tentang kegiatan pesawat TNI AU.
"Min, kalo nanti lewat Ciledug, pelan-pelan ya, selain ada banyak polisi tidur, juga ada banyak anak-anak main sepedah di jalanan." tulis akun @Jundiws.
"Saran juga klo lewat Babelan agak pelanan dikit..anak saya baru nengok ke langit udah ngilang aja," komentar @Ari_Algifhari.
Selanjutnya, warganet yang semula mengeluhkan suara pesawat pun mengabarkan bahwa dirinya sudah selesai presentasi.
"Udah kelar mitingnya, silahkan di gas lagi f16-nya min," tulis @doddykap.
Nah, seperti itulah gaya komunikasi admin TNI AU dengan warganet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.