Tok, DPR Resmi Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria
DPR resmi mengesahkan RUU Pengaturan Reforma Agraria menjadi UU dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (22/9/2026).
Ilustrasi anak suntik vaksin
Harianjogja.com, JAKARTA – Virus Covid-19 terus meningkat penyebarannya, sehingga tentu membuat Anda sebagai orang tua khawatir. Apalagi, varian baru ini dapat menyerang siapa saja, tak pandang bulu, termasuk anak-anak. Tentu hal ini perlu disikapi secara wajar dan tidak berlebihan karena kecemasan yang berlebihan justru dapat menurunkan imun kita.
Anak-anak, terutama anak-anak usia TK dan sekolah dasar, tentu memiliki dunia dan pemahamannya sendiri tentang kondisi ini. Maka dari itu diperlukan tips dan trik tersendiri tentang kondisi ini, agar mereka patuh pada protokol kesehatan.
Ida Rochmawati, seorang psikiater di RSUD Wonosari dan RS PKU Muhammadiyah Wonosari membagikan beberapa tips dan trik agar anak-anak Anda dapat terhindar dari risiko Covid-19.
1. Kenyamanan
Sebelum berbicara mengenai hal ini, pastikan situasi dan kondisi Anda dan anak sedang sama-sama nyaman. Bukan dalam keadaan terburu-buru atau sembari mengerjakan hal lain.
2. Validasi pengetahuan
Mulailah bertanya pada anak mengenai pendapatnya tentang Covid-19. Gali pengetahuannya seputar Covid-19 dan protokol kesehatan. Dengarkan, hormati pendapatnya, dan jangan terburu-buru menyalahkan bila pendapatnya kurang tepat.
3. Bila benar, apresiasi
Bila pendapat anak benar, tekankan dan kuatkan “Memang begitulah harusnya”. Berikan apresiasi atas apa yang disampaikannya.
4. Bila salah, perbaiki
Wajar ketika anak seusia TK dan sekolah dasar belum dapat memahami kondisi saat ini, sehingga ketika pendapatnya salah atau kurang tepat, perbaiki tanpa menyalahkannya. Ajak anak untuk berdiskusi dan tunjukkan referensi yang benar. Bila perlu, minta bantuan dokter atau petugas kesehatan untuk melengkapi penjelasan Anda.
5. Sampaikan untung-ruginya
Sampaikan untung ruginya bila anak taat pada protocol kesehatan. Tekankan juga bahwa hal ini demi kebaikan kita semua.
6. Dukungan emosi
Berikan dukungan emosi dengan sikap dan pernyataan empati. Katakan, “Saya tahu pasti kamu merasa tidak nyaman dengan situasi ini. Kamu tidak sendirian, kita semua juga merasakan hal yang sama. Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, kita bisa melewatinya”.
7. Ajari atau perkuat skill
Ajarkan kembali cara memakai masker dan mencuci tangan dengan benar. Ingatkan kembali tentang protokol kesehatan. Tanyakan kembali apakah anak sudah benar-benar paham dan bisa melakukannya dengan tepat.
8. Simpulkan
Setiap akhir pembicaraan, sampaikan kesimpulan hasil diskusi hari ini agar anak memiliki kesan yang kuat terhadap substansi pembicaraan. Dengan demikian, diharapkan terjadi perubahan perilaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
DPR resmi mengesahkan RUU Pengaturan Reforma Agraria menjadi UU dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (22/9/2026).
Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY baru yang merupakan lulusan Akpol 1995 dan pernah menjabat Kapolres hingga pejabat SSDM Polri.
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.
Operasi Freeport Indonesia di Grasberg berangsur pulih. Kapasitas produksi PTFI ditargetkan mencapai 80% pada pertengahan 2027.
G7 sepakat melepas 100 juta barel cadangan energi. Trump kemudian membatalkan rencana larangan ekspor solar AS.
Kunjungan wisman ke YIA mencapai 13.876 pada Agustus 2026. Pemda DIY membidik pasar baru dan menjajaki sejumlah rute langsung.