Diduga Peninggalan Candi, Batu Stupa Ditemukan di Boyolali
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Menggigit kuku/ilustrasi
Harianjogja.com, JAKARTA – Tonjolan di kuku jari biasanya tidak berbahaya, tetapi dalam beberapa kasus tonjolan dapat menandakan sesuatu yang lebih serius.
Menurut laporan Express, Jumat (4/6/2021), Ross Perry dari rantai klinik kulit Cosmetics, menyebut sedikit tonjolan adalah normal dan dapat berkembang selama proses penuaan seperti ketika pertumbuhan sel melambat dan berkurang, sehingga seiring bertambahnya usia, hal ini mungkin tidak biasa untuk dilihat.
Faktor nutrisi seperti kekurangan Vitamin A, atau jika tubuh Anda rendah protein atau kalsium maka Anda mungkin melihat tonjolan. Kekurangan zat besi yang parah juga bisa membuat tonjolan dan perubahan lain pada kuku Anda. Namun dia memperingatkan, jika bubungan disertai dengan perubahan warna, itu mungkin disebabkan oleh kondisi medis dan Anda mungkin perlu mencari bantuan medis.
“Bubungan yang dalam dan parah meskipun jarang bisa menjadi gejala dari kondisi medis yang lebih serius seperti penyakit ginjal dan memerlukan tes medis untuk menentukan penyebabnya.
“Diabetes juga bisa menjadi alasan kesehatan yang mendasarinya,” kata Perry.
Trauma pada kuku juga dapat menyebabkan cacat seperti tonjolan, jadi sarannya adalah jangan pernah mencabuti kuku Anda. Jika Anda mengalami perubahan mendadak pada kuku Anda, selalu disarankan untuk mencari perhatian medis.
Jadi apa perbedaan antara tonjolan vertikal dan horizontal pada kuku?
Dr Anita Takwale, konsultan dermatologis dan spesialis gangguan rambut dan kuku di Stratum Clinics, menjelaskan secara rinci tentang tonjolan vertikal.
Dia menjelaskan “Bubungan memanjang pada kuku jika terjadi pada ibu jari bisa disebabkan oleh trauma yang ditimbulkan pada lipatan kuku seperti kebiasaan yang merupakan masalah paling umum.
"Penyebab lain yang terkait dengan perubahan kulit baik di sepanjang pulpa jari atau bagian kulit lainnya bisa menjadi sekunder akibat gangguan inflamasi seperti eksim atau psoriasis atau infeksi seperti paronychia yang dapat menghasilkan tonjolan melintang."
Bubungan horizontal pada kuku kadang-kadang disebut sebagai garis Beau. Kondisi ini dinamai oleh seorang dokter Prancis, Joseph Honore Simon Beau, yang pertama kali menggambarkannya pada tahun 1846.
Mayo Clinic menjelaskan garis Beau adalah lekukan yang melintasi kuku. Lekukan dapat muncul ketika pertumbuhan di area di bawah kutikula terganggu oleh cedera atau penyakit parah. Kondisi yang terkait dengan garis Beau termasuk diabetes yang tidak terkontrol dan penyakit pembuluh darah perifer, serta penyakit yang berhubungan dengan demam tinggi, seperti demam berdarah, campak, gondok dan pneumonia. Garis Beau juga bisa menjadi tanda kekurangan seng."
Garis putih paralel yang membentang sepanjang kuku bisa menjadi tanda rendahnya kadar protein dalam darah, menurut Roxane Bakker, Ahli Diet Terdaftar dan Kepala Nutrisi di www.vitl.com.
"Jika Anda melihat ini, hubungi dokter Anda sesegera mungkin dan pantau asupan protein Anda." ungkapnya.
Dia menambahkan “Bintik-bintik putih di kuku Anda sebenarnya agak umum dan mungkin ada beberapa alasan mengapa mereka muncul.
“Kebanyakan bintik-bintik putih pada kuku Anda tidak berbahaya dan tidak perlu dikhawatirkan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Makna Idul Adha 2026 ditegaskan PBNU: kurban bukan sekadar ritual, tapi wujud ketaatan, kepedulian sosial, dan kesiapan menerima kritik.
Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 resmi diumumkan, dipimpin Christian Pulisic dan Mauricio Pochettino.
Bupati Bantul tegaskan pembubaran ibadah GMS melanggar konstitusi, polisi pastikan tidak ada ruang intoleransi.
Peluang kerja PMI di Kuwait makin terbuka 2026, pemerintah dorong perlindungan dan perluasan sektor kerja.
Pertamina tambah 1,5 juta tabung LPG 3 kg di Jateng dan DIY jelang Iduladha 2026, stok dipastikan aman.