Jogja Cultural Festival 2026 Padukan Budaya dengan Teknologi dan AI
Jogja Cultural Festival 2026 memadukan budaya Jogja dengan teknologi dan AI serta menyasar generasi Z dan Alpha.
Kemesraan Shandy Aulia dan Dodit Mulyanto. [instagram.shandyaulia]-suara.com
Harianjogja.com, SOLO - Nama Gunung Kemukus mendadak menjadi buah bibir. Bukan karena ritual sex mountain yang sempat menggegerkan publik Tanah Air hingga mencanegara pada 2014 lalu tetapi karena Gunung Kemukus dijadikan judul lagu oleh komika, Dodit Mulyanto, yang berkolaborasi dengan Ndarboy Genk.
Hingga Sabtu (22/5/2021), single lagu berdurasi 5 menit 38 detik yang dirilis pada Kamis (20/5/2021) itu sudah ditonton lebih dari 209.000 kali di akun Youtube Dodit Mulyanto.
Video klip itu diawali dengan scene Dodit Mulyanto yang memainkan biola di bibir pantai. Cerita berlanjut ke pasangan pria dan wanita yang tengah bertemu di sebuah kafe. Namun, pertemuan itu berakhir dengan pertengkaran karena si wanita merasa kecewa dengan pasangan pria yang memilih membayar tagihan makanan yang dipesan dengan sebuah jam tangan. Sama dengan video klip sebelumnya, video klip itu dikemas secara jenaka.
“Anggurku berjuang ora gur dolanan. Ojo mbok anggep guyonan, aku sing tenanan. Sak kuate aku jogo ati, kowe milih sing ra pasti. Opo kudu tak gowo, neng Gunung Kemukus, tresnoku sing pupus. Tak ngadohke langkah, dewe wes bedo arah. Bubrah,” demikian bunyi secuil lirik lagu itu.
Bukan Hal Baru
Bagi Dodit Mulyanto yang pernah berkuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, obrolan seputar Gunung Kemukus memang sudah tidak asing baginya. Joke terkait Gunung Kemukus sudah kerap ia lontarkan saat diundang sebagai bintang tamu dalam sejumlah kegiatan di Soloraya, termasuk Sragen.
Hingga akhirnya, ia pun menjadikan nama Gunung Kemukus sebagai judul lagunya. Meski menggunakan nama Gunung Kemukus, pengambilan video klip itu tidak berada di kompleks Gunung Kemukus. Salah satu lokasi yang digunakan untuk syuting video klip itu adalah Taman Paseban Bantul.
“Ojo mbok anggep guyonan, aku tenanan. SEHAT dan sukses terus kalian berdua,” tulis Denny Caknan di kolom komentar.
“Gunung Kemukus Sragen hadirr lur. Top semangatt. Trendingkann. Bangga aku desoku di nyanyikne Mas Ndaru kalih Mas Dodit. Topp,” tulis Akbar Officials.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Jogja Cultural Festival 2026 memadukan budaya Jogja dengan teknologi dan AI serta menyasar generasi Z dan Alpha.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Pemda DIY menjajaki kerja sama dengan Spanyol di bidang ekraf, pariwisata, film, budaya, dan olahraga, termasuk promosi wisata Jogja.
Joanna Wietrzyk minta maaf setelah viral buang air besar saat lomba Hyrox di Beijing. Ia mundur secara retroaktif dan melepaskan poin kemenangannya.
Panpel Persija dilarang menggelar dua laga kandang di DKI, Banten, dan Jabar serta didenda Rp40 juta usai laga kontra Persib.
Gelaran Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang pada 17-20 September 2026 diharapkan mampu menjadi pengungkit perekonomian daerah setempat