Intelijen AS Sebut China Kantongi Data 220 Juta Pemilih Amerika
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
Nita Thalia. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Penyanyi dangdut Nita Talia sangat berduka atas meninggalnya sang mantan suami, Nurdin Rudythia. Bahkan, duka itu seolah membuyarkan segala amarah dan konflik mereka. Nita berencana mengurungkan niatnya untuk menggugat gana-gini terhadap almarhum.
"Aku belum kepikiran sampai situ. Aku sih kepenginnya, ya sudah lah nggak usah pikirin ke situ, biar Abang tenang di sana," kata Nita Thalia, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (21/1/2021).
Nita Thalia sadar, kalau ia melanjutkan perkara gana-gini di pengadilan, hal itu akan membuat hubungan tak baik dengan keluarga istri pertama Nurdin Rudythia.
Baca juga: Harus Isolasi Mandiri, Gisella Anastasia Tak Bisa Wajib Lapor
"Aku pengin almarhum bahagia dan tenang di sana," tutur pelantun "Goyang Heboh" ini.
Selain itu, Nita Thalia juga ingin menjaga silaturahmi dengan keluarga istri pertama Nurdin Rudythia. Ia pun tak ingin lagi ada konflik.
"Dan nggak mau malah menjadi orang yang memberi beban pikiran pada keluarga. Ke aku-nya juga kerja jadi nggak tenang," tutur perempuan 38 tahun ini.
Baca juga: Polisi Hentikan Kasus Kerumunan Raffi Ahmad, Dihadiri 18 Orang dan Pakai Prokes
Nita Thalia berharap semua persoalan dengan almarhum Nurdin Rudythia dan keluarganya selesai. Selain itu dia ingin komunikasi dengan istri pertama Nurdin bisa berjalan dengan baik.
"Aku penginnya sudah selesai. Ya kami tetap jaga silaturahmi ke depan, karena kami ada anak-anak. Dan aku juga penginnya komunikasi berjalan baik, silaturahmi berjalan baik gitu," tutur Nita Thalia.
Apalagi, putri semata wayang Nita Thalia sangat dekat dengan anak-anak Nurdin Rudythia dan istri pertamanya, Atin. Bahkan, Nita mengaku masih sering menitipkan putrinya kepada istri pertama.
"Walau bagaimana pun, anakku butuh sosok bapak dan yang bisa menggantikan itu adalah kakak-kakaknya gitu. Aku juga kemarin sudah menitipkan juga ke kakak-kakaknya. Aku bilang, \'tolong ya kak, karena dia sudah nggak punya siapa-siapa," tutur Nita Thalia.
"Takutnya umur kan kita nggak ada yang tahu ya, takutnya ada sesuatu yang buruk yang terjadi sama aku gitu," imbuh Nita Thalia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
Orang tua korban Little Aresha Daycare meminta Presiden Prabowo mengawal penanganan kasus dan mendorong pengusutan pihak struktural.
BNN RI membongkar jaringan penyelundupan cartridge vape berisi etomidate dari Malaysia melalui Batam dan menangkap tujuh tersangka.
TPP ASN Sleman berpotensi disesuaikan jika target PAD meleset, namun Pemkab menegaskan belum ada keputusan pemotongan.
Polri memutasi 146 perwira tinggi dan menengah. Brigjen Pol. Untung Widyatmoko ditunjuk sebagai Kadivhubinter Polri yang baru.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan Texsi Miki Fijay