AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Raffi Ahmad bepose bersama Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla./Instagram @affinagita1717
Harianjogja.com, JAKARTA--Kemarahan publik ihwal ulah pesohor Raffi Ahmad dan Basuki Tjahaja Purnama yang diduga melanggar protokol kesehatan belum berhenti.
Aksi artis Raffi Ahmad menghadiri sebuah pesta usai disuntik vaksin Covid-19 bareng Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi sorotan publik. Terlebih, dalam pesta tersebut turut dihadiri Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama (BTP alias Ahok.
Buntutnya, tagar #TangkapAhokdanRaffi langsung menggema di media sosial Twitter dan sempat menduduki posisi teratas.
Dari pantauan Jumat (15/1/2021), setidaknya ada lebih dari 14 ribu cuitan menggunakan tagar tersebut memnuhi linimasa Twitter.
Banyak warganet geram dengan sikap Raffi yang dinilai telah lalai dalam menjaga amanah dan tidak menerapkan protokol kesehatan.
Pesta tersebut merupakan pesta perayaan ulang tahun bos KFC, Ricardo Gelael di kawasan Mampang, Jakarta Selatan pada Rabu (13/1/2021) malam.
Selebgram Anya Geraldine mengunggah foto bersama dengan Raffi Ahmad dan beberapa artis lainnya saat menghadiri pesta tersebut.
Mereka tak mengindahkan protokol kesehatan, yakni tidak menjaga jarak dan juga tidak mengenakan masker.
Foto tersebut mendadak viral dan menjadi sorotan publik. Padahal, kedatangan Raffi di pesta tersebut hanya berselang beberapa jam setelah ia disuntik vaksin bersama Jokowi di Istana.
Banyak warganet mendesak agar Raffi Ahmad dan juga Ahok yang turut menghadiri pesta segera ditangkap.
Mereka membandingkan kasus pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab.
Publik menuntut agar Ahok dan Raffi Ahmad turut ditahan kepolisian, seperti apa yang dialami oleh Rizieq pascamenggelar pesta pernikahan putrinya beberapa waktu lalu.
"Dimana keadilan?" kata @afrianaldobakri.
"Penegakan hukum harus berkeadilan sesuai amanat Pancasila, tidak boleh ada diskriminatif," ujar @azmi_anthy.
"Jangan pilih kasih," ucap @samidin_salidin/
"Hmm menurut gue sih yang harus ditangkap tuh yang punya acara, nah yang kita pertanyakan tuh habib saja langsung diproses. Lah, ini yang punya acara undang artis dll baru habis vaksin lagi, kok enggak diproses? Mana nih keadilan?" ungkap @matchaboom1.
"Enak kan mas sudah dapat vaksin duluan tapi kayaknya enggak bersyukur deh, masa langsung kumpul-kumpul dan tidak memakai masker? Mana keadilan?" tutur @remajanoww.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.