Lolos Seleknas, 3 Atlet Anggar DIY Bela Indonesia di Ajang Asia
Sebanyak tiga atlet muda anggar DIY membela Indonesia di ajang Asian Cadet & Junior Fencing Championship 2026.
Dari kiri ke kanan, Managing Art Director Kustomfest Heri Pemad, Direktur Pemasaran BPD DIY Agus Trimurjanto, Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi serta GM Royal Ambarrukmo Haris Susanto dalam jumpa pers di Pendopo Royal Ambarrukmo, Sleman, Selasa (15/12/2020).-Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Melalui tayangan video yang bisa disaksikan lewat aplikasi rapat daring, Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, membuka secara resmi Kustomfest 2020 dalam acara jumpa pers di Pendopo Royal Ambarrukmo, Sleman, Selasa (15/12/2020) malam.
“Kustomfest jadi salah satu kegiatan yang mesti berjalan. Tetap berkarya dengan beradaptasi di masa digital. Konsep yang bisa berguna untuk masa berikutnya untuk hidup di masa digital. Akan melengkapi cara-cara sebelumnya yang diterapkan Kustomfest. Dengan ini, Kustomfest 2020 secara resmi dibuka,” tutur Heroe dalam sambutannya, Selasa malam.
Hadir dalam jumpa pers Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi, Managing Art Director Kustomfest Heri Pemad, Direktur Pemasaran BPD DIY Agus Trimurjanto serta GM Royal Ambarrukmo Haris Susanto.
Lulut menuturkan pada Selasa siang, Satgas Covid-19 sudah mengecek kesiapan acara, terutama penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Hasilnya, Kustomfest 2020 yang tahun ini mengamil tema Unrestricted bisa digelar.
“Kustomfest dengan format baru. Gelaran acara dipusatkan di Jogja National Museum dari 15 Desember sampai 31 Desember 2020. Menjadi penutup acara-acara yang ada di Jogja. Di edisi kesembilan ini, karya kustom otomotif ditempatkan secara karya seni,” ujarnya.
Kustomfest tahun ini awalnya sempat dibatalkan pelaksanaannya dari yang semestinya berlangsung pada Oktober 2020 karena pandemi Covid-19. Namun, acara urung dibatalkan karena banyak pelaku kustom otomotif yang sudah telanjur bikin karya untuk ditampilkan di Kustomfest 2020.
Alhasil, pelaksanaan tetap berlangsung namun dengan mengutamakan prokes pencegahan Covid-19. Dari situ pula, Kustomfest 2020 mengangkat tema Unrestricted yang diartikan dari segala kekangan-kekangan di masa pandemi, pelaku kustom bisa lepas dari kekangan untuk berkarya selama mematuhi aturan dan beradaptasi di masa pandemi.
Bagi Heri Pemad, yang sudah biasa berkutat dengan Artjog, Kustomfest kali ini bakal lebih intim untuk para pengunjung. Tak seperti biasanya yang hanya melihat motor atau mobil kustom sembari lalu lalang, kali ini publik bisa lebih menikmati detail-detail karya layaknya sebuah karya seni.
“Senang sekali bisa terlibat di Kustomfest kali ini. Sudah sejak lama ingin bisa terlibat dan baru kali ini tercapai. Bagi saya, ini serasa balas dendam. Ketika biasanya karya-karya di Kustomfest dipamerkan apa adanya, kali ini bisa dipamerkan layaknya karya seni dalam pameran seni,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak tiga atlet muda anggar DIY membela Indonesia di ajang Asian Cadet & Junior Fencing Championship 2026.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.