Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi/JIBI-bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Menjaga sistem kekebalan tubuh merupakan upaya utama untuk meminimalkan infeksi virus Corona penyebab Covid-19.
Sistem daya tahan tubuh atau imun berfungsi seperti tameng di dalam diri kita yang bertugas untuk melindungi diri dari berbagai ancaman virus, infeksi, atau penyakit menular lainnya.
Karena itu, kita harus selalu menjaga daya tahan tubuh agar selalu fit kapan dan dimana saja. Caranya pun mudah, selalu ingat untuk menyantap makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan berolahraga.
Meski demikian, perlu diingat bahwa keadaan tubuh setiap orang berbeda-beda. Ada banyak faktor yang bisa mengganggu kekebalan daya tahan tubuh sehingga rentan jatuh sakit.
Berikut lima tanda daya tahan tubuh yang mulai melemah seperti dikutip dari akun Instagram resmi @satgascovid19.id :
1. Tingkat stres tinggi
Stres jangka panjang bisa menjadikan sistem daya tahan tubuh melemah. Kondisi tersebut bisa menurunkan jumlah leukosit tubuh atau sel darah putih yang membantu melawan infeksi di badan.
2. Sering flu dan meriang
Flu dan meriang secara terus-menerus bisa menjadi tanda sistem daya tahan tubuh melemah. Antibodi seperti sedang kewalahan mengatasi gangguan yang ada pada tubuh.
3. Sering merasa lelah
Anda sering merasa lelah padahal tidur sudah cukup? Hati-hati, kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa sistem daya tahan tubuh sedang melemah. Hal ini bisa terjadi karena sistem kekebalan tubuh juga turut mempengaruhi tingkat energi.
4. Penyembuhan luka lama
Melemahnya sistem daya tahan tubuh, berpotensi membuat membuat regenerasi kulit berjalan lambat sehingga luka sulit disembuhkan.
5. Mengalami masalah pencernaan
Penelitian menunjukkan hampir 70 persen sistem daya tahan tubuh terletak di saluran pencernaan. Waspada dan perhatikan sistem pencernaan Anda. Jika ada yang tidak normal, segera konsultasikan ke dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.