Analis Kesehatan: Produk Kecantikan Bermerkuri Biasanya Berbau Menyengat

Newswire
Newswire Senin, 16 November 2020 03:27 WIB
Analis Kesehatan: Produk Kecantikan Bermerkuri Biasanya Berbau Menyengat

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA - Analis Kesehatan dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kendari Satya Darmayani menjelaskan ciri-ciri krim perawatan kulit dan produk kecantikan lain yang mengandung merkuri biasanya berbau sangat menyengat. 

"Selanjutnya, memberikan hawa panas ketika digunakan. Waspadai bila merasakan hawa panas saat krim dioleskan pada kulit sensitif, bila merasakan dampak seperti itu maka hentikan penggunaannya," kata Kepala Sub Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Kesehatan Kendari itu, Minggu (15/11/2020). 

Produk kecantikan yang mengandung merkuri, menurut dia, menunjukkan efek dalam waktu cepat serta menjadikan kulit terlihat putih tanpa jerawat namun merusak lapisan epidermis kulit.

"Bila menghentikan pemakaian krim bermerkuri akan timbul bintik hitam disertai jerawat kecil dan timbul rasa gatal," katanya.

Produk kecantikan seperti losion, krim, dan cairan pembersih yang mengandung merkuri, ia mengatakan, umumnya tidak punya izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Darmayani menjelaskan, pemakaian produk kecantikan yang mengandung merkuri bisa menimbulkan bintik hitam, alergi, dan iritasi pada kulit serta dalam jangka panjang bisa mengakibatkan gangguan ginjal, kerusakan otak, dan gangguan perkembangan janin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online