Kemenhaj Temukan 400 Ribu Data Invalid, Antrean Haji 14 Tahun
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Pandemi Covid-19 memunculkan banyak kegiatan. Salah satunya berkebun. Akibat tuntutan karantina mandiri, banyak orang mencari kegiatan baru selama di rumah aja, salah satunya mengurus tanaman.
Bagi orang yang memiliki halaman, mungkin akan menanam berbagai jenis tanaman mulai dari bunga, buah, hingga sayuran. Tapi jika Anda tinggal di apartemen atau memang tidak memiliki halaman yang cukup, meletakan tanaman di dalam rumah juga bisa jadi pilihan.
Baca juga: Seorang Pria Alami Alergi Parah Akibat Hand Sanitizer
Anda bisa menentukan tanaman hias khusus ruangan atau bunga tertentu yang bisa sekaligus jadi pengharum ruangan alami. Dan tentunya menambah estetika di rumah Anda.
Bukan hanya itu, meletakan tanaman di dalam ruangan rumah ternyata ada manfaat lainnya lho. Seperti dikutip dari akun Instagram Kementerian Pertanian berikut.
1. Memperbaiki kualitas udara
Tanaman di dalam ruangan baik untuk meningkatkan kualitas udara. Senyawa yang dikeluarkan tanaman membantu melawan polutan di udara, sehingga udara lebih aman dan sehat untuk kita bernapas.
Baca juga: Lapar Bisa Pengaruhi Suasana Hati?
2. Meningkatkan kekebalan tubuh
Sistem imun jita juga bisa meningkat dengan memelihara tanaman di dalam rumah. Senyawa yang keluar dari tanaman itu bisa membantu mengurangi stres. Ketika seseorang berkurang perasaan stresnya, maka ini bisa membantu meningkatkan sistem imun tubuhnya.
3. Baik untuk kesehatan mental
Menurut penelitian dari Inggris, orang-orang yang tinggal di sekitar alam merasa lebih bahagia dibandingkan yang tidak. Tanaman juga melepaskan oksigen dan mengambil karbon dioksida. Sehingga udara dalam rumah jadi lebih baik bagi kita.
4. Meningkatkan kemampuan belajar
Tanaman membantu meningkatkan kemampuan belajar. Karena adanya tanaman di rumah juga bisa meningkatkan fokus dan pikiran yang jernih. Menurut beberapa penelitian, perhatian seseorang meningkat 70 persen karena adanya tanaman dalam ruangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.