Jaksa Tuding Ada Skema Tersembunyi di Kasus Chromebook Nadiem
Jaksa mengungkap dugaan skema organisasi bayangan dan konflik kepentingan dalam kasus Chromebook yang menjerat Nadiem Makarim. Tuntutan mencapai Rp5,67 triliun.
Puan Maharani. (JIBI/Nicolous Irawan)
Harianjogja.com, JAKARTA - Di balik kesibukan Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI, ia mengaku sering menonton drama korea (drakor).
Meski demikian, Puan mengaku tidak setiap hari menontonnya karena ada banyak pekerjaan yang menunggu harus diselesaikan.
Pengakuan itu disampaikan oleh Puan Maharani saat menjadi bintang tamu dalam podcast di kanal YouTube Deddy Corbuzier bertajuk \'Puan Maharani Jawab Saya!! Pusing Anda Pasti\' pada Selasa (7/7/2020). Meski saat ini Puan bekerja dari rumah, ia tetap harus mengesampingkan keinginan untuk menonton tersebut.
"Suka, benar [suka]. Tapi nggak tiap hari nonton. Mau nggak mau berhenti karena kita ada kerjaan," kata Puan seperti dikutip Suara.com--jaringan Harianjogja.com, Rabu (8/7/2020).
Menurut Puan, drakor tidak melulu mengenai cerita melankolis percintaan saja. Ada banyak pembelajaran yang bisa dipetik dari drakor.
Puan mencontohkan dua drakor yang ia tonton dan memiliki pesan yang baik. Kedua drakor tersebut adalah Itaewon Class dan Crash Landing on You.
Dalam drakor Itaewon Class yang dibintangi oleh Park Seo-joon itu, Puan mendapatkan pesan mengenai seseorang yang memiliki semangat kuat untuk mencapai sesuatu.
"Itaewon Class, bagaimana kemudian orang itu mempunyai semangat untuk bisa mencapai tujuan," tutur Puan.
Puan berpesan agar orang yang menyaksikan drakor tidak hanya fokus pada drama percintaan saja. Namun, juga melihat pesan-pesan positif yang diberikan dari drakor tersebut.
"Jadi jangan cuma melankolis dan drama-drama saja yang kita lihat, harus ada positifnya," ungkap Puan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Jaksa mengungkap dugaan skema organisasi bayangan dan konflik kepentingan dalam kasus Chromebook yang menjerat Nadiem Makarim. Tuntutan mencapai Rp5,67 triliun.
UMY menolak pembangunan dapur MBG di kampus dan memilih mendukung program melalui riset dosen serta magang mahasiswa.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.