7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Ilustrasi menangis/Shutterstock-Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Hingga kini, teka-teki terkait mode transmisi dari virus Corona penyebab Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 24.000 orang di seluruh dunia terus dipecahkan.
Satu hal yang diyakini, virus mematikan ini dapat menyebar melalui droplet atau tetesan pernapasan yang dikeluarkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, dan berbicara. Namun, belum dapat dipastikan apakah virus ini juga dapat menyebar melalui cairan lain dari tubuh, salah satunya air mata.
Sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari National University Hospital mengklaim bahwa SARS-CoV-2 tidak menyebar melalui air mata.
Untuk temuan yang diterbitkan dalam jurnal Ophthalmology ini dan dilansir The Health Site, peneliti mengumpulkan sampel air mata dari pasien Covid-19 dan diteliti selama 20 hari.
Menurut mereka, tidak ada kultur virus atau Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang ditemukan dalam air mata mereka.
Tetapi penelitian mereka mengonfirmasi bahwa ketika orang sakit batuk atau berbicara, partikel virus dapat menyemprot dari mulut atau hidung mereka ke wajah orang lain. Tetesan ini dapat masuk melalui mulut, hidung, serta mata.
Seseorang juga dapat tertular dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus, seperti gagang pintu atau meja, dan kemudian orang tersebut menyentuh wajah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com, The Health Site
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.