Bupati Magelang Arahkan ASN Salat Idulfitri di Kampung Halaman
Para ASN muslim disilakan mengikuti salat Idulfitri di kampung halaman masing-masing.
Seorang pengunjung menggunakan gel pembersih tangan saat mengunjungi Galeria Mall, Jogja, Kamis (05/03/2020)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-- Meluasnya kasus virus Corona atau Covid-19 di Tanah Air membuat semua warga harus melakukan antisipasi. Salah satu upaya antisipasi adalah menggunakan hand sanitizer yang bisa mematikan virus Corona.
Namun, adanya kewasppadaan ini membuat produk tersebut duburu warga hingga menjadi langka di pasaran. Jika ada, harganya pun melambung naik.
Sehubungan dengan kelangkaan dan mahalnya hand sanitizer, dalam upaya mencegah virus corona, maka Plt Sekretaris Utama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Rita Endang meminta BPOM membuat hand sanitizer sendiri sesuai dengan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Formula pembuatan tersebut yakni:
Bahan-bahan
Alat:
Prosedur:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Para ASN muslim disilakan mengikuti salat Idulfitri di kampung halaman masing-masing.
Kebakaran lahan di Kulonprogo melonjak menjadi 17 kejadian sepanjang 2026 akibat musim kemarau kering dan meningkatnya risiko kebakaran.
Korban Daycare Little Aresha mengadukan penanganan kasus ke Ombudsman DIY, menyoroti VeR, penyidikan, dan penelusuran aset yayasan.
KAI memberikan diskon tiket kereta api 20 persen di Railway Technology Indonesia 2026 untuk sejumlah perjalanan di Jawa dan Sumatera.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Tiga atlet voli pantai DIY mengikuti pelatnas di Sentul untuk persiapan Asian Games 2026 dan ditargetkan meraih medali.