10 Tips Hemat BBM untuk Mobil Matic, Bensin Lebih Irit
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Ilustrasi/acnetreatmentshq
Harianjogja.com, JAKARTA - Perundungan atau bully yang lebih difokuskan pada mengejek kondisi tubuh seseorang alias body shaming menjadi istilah yang tengah tren saat ini.
Biasanya, body shaming lebih sering dialami oleh perempuan dan dampaknya cukup besar pada psikis si perempuan tersebut. Mulai dari malu, tidak percaya diri, tertekan, hingga stres berlebihan.
Penampilan memang merupakan hal yang cukup sensitif bagi sebagian besar wanita. Tidak heran bila hampir tak ada satu pun wanita yang ingin mengalami kritikan terhadap penampilan mereka.
Namun, ekspektasi sosial terkait kecantikan wanita yang cenderung berlebihan, terkadang membuat body shaming sulit untuk dihindari. Faktanya, lebih dari separuh wanita Indonesia (62,2%) mengaku pernah menjadi korban body shaming selama hidupnya.
Jika dibandingkan dengan Gen X, wanita-wanita dari kalangan millennial dan Gen Z cenderung lebih banyak mengalami body shaming, yaitu sebesar 67,8% dan 62,2%.
Apa yang menyebabkan terjadinya Body Shaming?
Body shaming memang tidak seharusnya terjadi pada siapapun. Namun sayangnya, ada standar-standar kecantikan yang bilamana tidak terpenuhi oleh seorang wanita, maka ia harus menanggung kritikan pedas terhadap penampilannya tersebut.
Berdasarkan data dari survei yang dilakukan Zap Clinic dalam Zap Beauty Index 2020, ditemukan bahwa hampir separuh wanita Indonesia atau 40,7% mengalami body shaming dengan alasan utama tubuh yang dianggap terlalu berisi.
Sementara itu, sebanyak 36,4% wanita mengalami body shaming karena kulit yang berjerawat.
Sebanyak 28,1% wanita berkata hal tersebut dialami mereka karena bentuk wajah yang tembem. Berbeda dengan Gen X dan Gen Y yang kebanyakan mengalami body shaming karena tubuh yang berisi, masalah utama Gen Z adalah lebih kepada kulit yang berjerawat 42,6%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.