Merger BUMN Karya Mundur, Restrukturisasi Utang Jadi Sorotan
Merger BUMN Karya ditunda hingga kuartal IV/2026. Danantara fokus menyelesaikan restrukturisasi utang dan memperkuat kinerja keuangan perusahaan.
Direktur Komunikasi SMRC, Ade Armando, setelah memaparkan hasil survei pada Kamis (16/1/2020) di Djakarta Theatre, Jakarta
Harianjogja.com, JAKARTA - Film nasional mampu bersaing dengan film asing, khususnya pada segmentasi pasar anak muda. Temuan tersebut berdasarkan survei dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Berdasarkan hasil survei yang melibatkan 1.000 responden ini, sebanyak 67% generasi muda berusia 15-38 tahun menyatakan telah menonton setidaknya satu film nasional dalan setahun terakhir. Adapun, hanya 55% responden yang menonton film asing.
Direktur Komunikasi SMRC, Ade Armando, mengatakan bahwa film nasional mampu menjawab kebutuhan penonton di Indonesia, meski harus menghadapi gempuran film-film asing.
"Temuan ini menjawab keraguan tentang kecintaan anak muda Indonesia pada film nasional," ujar Ade saat peluncuran riset yang diselenggarakan SMRC bersama Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI), di Jakarta pada Kamis (16/1/2020) sore.
Tak hanya itu, kecenderungan menyukai film nasional kian menguat di kalangan kelompok usia paling muda, yakni 15-22. Terdapat 81 persen dari kelompok usia tersebut menyatakan bahwa menonton satu film nasional, sementara 51% menonton tiga kali film nasional di bioskop dalam setahun terakhir.
Ketua Umum APFI Chand Parwez menyampaikan bahwa perfilman Indonesia memang menunjukkan pertumbuhan sejak 2016. Dia bersama APFI pun berkomitmen untuk menghadirkan karya-karya yang diminati penonton film di bioskop.
"[Kami] berinvestasi dengan terus menghadirkan variasi genre dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang usaha, khususnya eksibitor, bidang kreatif, komunitas, dan pendidikan," tuturnya.
Dengan demikian, lanjutnya, kerja sama itu mutlak dibutuhkan untuk meningkatkan peluang agar market share film Indonesia semakin tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Merger BUMN Karya ditunda hingga kuartal IV/2026. Danantara fokus menyelesaikan restrukturisasi utang dan memperkuat kinerja keuangan perusahaan.
Sebanyak 600 lulusan SMK DIY dijadwalkan berangkat bekerja ke luar negeri pada 29 Oktober 2026. Mayoritas akan bekerja sebagai caregiver di Jepang.
Kasus Negreira kembali memanas setelah Real Madrid menyerahkan 50.000 halaman dokumen ke UEFA terkait Barcelona.
Candi Ijo menjadi ruang perjumpaan batik, wastra, sejarah dan masyarakat lewat “Sehari di Candi” pada Hari Batik Nasional.
Marc Marquez percaya diri menghadapi GP Indonesia di Mandalika setelah meraih 37 poin dan kemenangan di GP Jepang.
Luka Modric mengaku malu setelah Kroasia kalah telak 0-7 dari Inggris di UEFA Nations League dan kini terancam degradasi.