Hari Indonesia Menabung Jadi Momentum Tingkatkan Literasi Keuangan Pelajar
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mendorong pelajar Sekolah Rakyat untuk membangun kebiasaan menabung sekaligus meningkatkan literasi keuangan
The Voice Indonesia pada Jumat (30/8/2019). /Ist-Dok
Harianjogja.com, JOGJA-- The Voice Indonesia memasuki babak Blind Audition episode ke dua, makin banyak kejutan dan ketegangan yang terjadi di atas panggung. Persaingan para coach pun akan menjadi sebuah suguhan menarik untuk dilihat, dimana para coach akan saling bersaing merebut hati para kontestan terpilih.
Sebanyak 12 kontestan dari berbagai kota beradu vokal demi mencuri perhatian dari para coach yakni, coach Armand Maulana, coach Isyana Sarasvati, coach Titi DJ, dan coach VidiNino.
Keduabelas peserta tersebut memberikan penampilan terbaiknya di babak Blind Audition episode 2 yang tayang Jumat (30/8/2019) pukul 20.00 WIB di layar kaca GTV. Banyak diantara mereka yang terpilih dan memberikan kejutan-kejutan pada babak Blind Audition kali ini.
Dibuka dengan penampilan Dimas Germanus asal Maumere, yang menyanyikan lagu dari Glenn Fredly berjudul My Everything dengan sangat indah dan sontak membuat para coach membalikkan kursinya dimulai dari Titi DJ dan Isyana secara bersamaan, lalu disusul oleh VidiNino.
Dengan perasaan gembira campur haru Dimas menangis dan menceritakkan perjuangannya bisa sampai pada tahap ini. Isyana turut memberikan pujian bagi Dimas, “Tubuhmu adalah instrument”, imbuhnya. Dimas dinyatakan lolos ke babak selanjutnya, dan memilih team VidiNino.
Masuk ke penampilan kontestan kedua, Meidiana Putri (Mey) yang baru berusia 20 tahun menyanyikan lagu berjudul Without Me dari Helsey. Memiliki suara yang unik dan berkarakter, Mey berhasil membuat 3 coach membalikkan kursi untuknya. Hal unik yang diketahui dari Mey tadi malam, bahwa ia merupakan keponakan dari artis Deddy Dores.
Coach Armand semakin membujuknya untuk bergabung dengan #team Armand karena merasa mengenal keluarga Dores dengan baik. Coach Titi dan Armand saling berusaha untuk mengambil hati Mey. Namun, pilihan Mey akhirnya jatuh kepada coach Titi DJ. Coach Isyana sempat memberikan komentarnya “Suara kamu itu unik, Mey.”
Memasuki segmen berikutnya, coach dibuat takjub dan terpukau oleh penampilan dari Joy Fernando yang masih berusia 19 tahun namun amat pawai memainkan piano, hingga membuat jambang Vidi Aldiano merinding. Joy membawakan lagu dari Brian Mcknight berjudul 6,8,12.
Lewat penampilannya itu, Joy berhasil membuat 4 coach sekaligus membalikkan kursi untuknya. Semua coach bahkan memberikan standing ovation dan dibuat terpukau oleh penampilannya. Semua coach berharap untuk Joy memilih team mereka. Bahkan, coach Isyana maju keatas panggung dan memainkan piano untuk membujuk Joy masuk ke dalam teamnya. Setelah melalui bujuk rayu yang panjang, pada akhirnya Joy memutuskan untuk memilih team Isyana dan maju ke babak knock out.
Selanjutnya, ada penampilan dari Aloysia Susila (Aloy) asal Maumere yang menyanyikan lagu Laksamana Raja di Laut dari Iyeth Bustami. Sebagai orang timur, Aloy fasih dalam menyanyikan lagu Melayu. Ternyata, bakatnya tersebut didapat dari mendiang sang Ibu yang suka mendengarkan lagu-lagu Melayu kepada dirinya sejak kecil.
Penampilan menarik darinya, membuat Isyana tak membutuhkan waktu lama untuk membalikkan kursi. Disusul oleh Titi DJ dan Armand. Pada akhirnya, pilihan Aloysia jatuh kepada Isyana yang akan menjadi coach-nya di The Voice season ini.
Penampilan selanjutnya adalah dari Vien Audrey The (Vien) asal Jambi yang menyanyikan lagu Somewhere Over The Rainbow oleh Judy Garland. Suara merdu Vien yang diiringi dengan alunan petikan Guzheng yang dimainkan olehnya, membuat Vien mendapatkan 4 kursi yang berputar untuknya. 3 coaches memberikan standing ovation kepada Vien yakni coach Armand, Titi DJ, dan VidiNino.
Vien menceritakan bahwa dirinya mengidolakan Titi DJ, hal tersebut membuat Titi langsung maju ke stage menghampiri Vien. Lalu dengan diiringi oleh permainan Guzheng dari Vien, Titi DJ menyanyikan lagunya yang berjudul Bahasa Kalbu, Vien akhirnya menentukan coach yang dipilihnya yakni coach Armand Maulana. Hal tersebut membuat Armand terperangah tidak percaya dan bilang, "Gue...??? Pilih gue???". Dengan itu Vien dinyatakan berhasil lolos ke babak selanjutnya.
Diakhir episode 2 babak Blind Audition, para coach mendapatkan bakat luar biasa dari para kontestan yang bergabung ke dalam tim mereka. Maka, masing-masing coach telah mendapatkan kontestan mereka masing-masing yaitu:
- TeamArmand: VIEN, NADIA, DHANI
- TeamTiti: MEY, ZIZI, ERSYA
- TeamVidiNino: DIMAS, JEREMY
- TeamIsyana: JOY, ALOY
Saksikan terus babak Blind Audition selanjutnya dan rasakan ketegangan dan persaingan dari kontestan dan coach dalam meracik anggota timnya hanya di The Voice Indonesia GTV setiap hari Kamis dan Jumat pukul 20.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mendorong pelajar Sekolah Rakyat untuk membangun kebiasaan menabung sekaligus meningkatkan literasi keuangan
Astra Motor Safety Riding Center Jogja membekali 45 mahasiswa UNY dengan edukasi safety riding dan praktik berkendara aman.
Arie Sujito meminta pemerintah membenahi kebijakan setelah aksi demonstrasi. Ia menyoroti krisis ekonomi, politik, hukum, dan ketidakpercayaan publik.
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih didukung pengurus kompeten. Dari 45 koperasi, 30 sudah beroperasi.
Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin kembali dipanggil Kejati Sulsel sebagai saksi kasus bibit nanas Rp60 miliar.
IHSG diprediksi melanjutkan penguatan Jumat 28 Agustus 2026. DEWA, ENRG, ICBP, dan PTRO masuk radar rekomendasi analis.